Pengakuan Korban Selamat Sebelum Kecelakaan Bus Sri Padma di Sumedang: Remnya Blong



Dari INDOZONE.ID - Hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi ke korban yang tersisa di dalam bus Sri Padma Kencana, nomor polisi T 7951 TB yang masuk ke jurang di Tanjakan Cae Kawung Luwuk, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam.

Sebanyak 27 penumpang tewas dari total 62 penumpang di dalam bus yang membawa rombongan SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang. 

Berdasarkan pengakuan dari salah satu korban yang selamat, Hafid Alfariz, sebelum terjun ke jurang bus sempat mengalami rem blong. 

"Saya kaget, remnya blong," kata dia saat menerima pertolongan medis di Puskesmas Wado, seperti dikutip Indozone, Kamis (11/3/21).

Ketika itu penumpang yang berada di dalam bus mencium bau sangi kampas rem, dan seorang penumpang meminta sopir untuk memeriksanya.

Ketika itu sopir bus pun memeriksa dan mengatakan jika rem busnya blong.

Ia juga menambahkan sebelum masuk ke jurang, bus sempat oleng hingga akhirnya masuk ke jurang.

Seluruh penumpang bus yang terdiri dari siswa, orangtua, pendamping, dan guru pun serempak mengucapkan takbir. 

Diduga bus kehilangan kendali ketika melaju menurun dari arah Malangbong, Sumedang Garut ke arah Kabupaten Sumedang. Hingga akhirnya terperosok ke jurang di sebelah barat jalan. 

Meski begitu, pihak kepolisian sejauh ini masih belum memastikan penyebab kecelakaan bus tersebut serta belum menyebutkan identitas para korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi.

Sementara itu, hingga kini korban telah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Wado dan RSUD Sumedang untuk di data lebih lanjut

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengakuan Korban Selamat Sebelum Kecelakaan Bus Sri Padma di Sumedang: Remnya Blong"

Posting Komentar